MUNGKINKAH?



      Selamat datang pada tulisan yang berjudul "Mungkinkah?". Judul ini dipilih karena banyak hal yang mengganjal dalam pikiran setiap manusia. Seperti bertanya pada diri sendiri yang tidak tahu kapan akan ketemu jawaban dari pertanyaan yang membuat bingung diri sendiri. Manusia terkadang overthinking akan beberapa hal yang ada pada dunia ini. 

    Mungkinkah aku dapat mencapai hal itu? Mungkinkah aku dapat bersamanya? Mungkinkah kita akan selalu bersama? Mungkinkah kita dapat kembali seperti sedia kala? Mungkinkah aku dapat berguna untuk dunia ini? Mungkinkah aku bisa menyelesaikan tugas ini? Mungkinkah aku bisa berada diposisi itu? Banyak pertanyaan yang timbul dari kata mungkinkah. Terkadang membuat diri ini bingung bukan? tentunya bingung dan tidak mengerti harus bagaimana untuk mencapai hal itu. Karena hal itu selalu dipikirkan dan terbayang-bayang di pikiran. Sebenarnya, kita selalu memikirkan hal yang tidak usah kita pikirkan.

       Lantas, Bagaimana kita menghadapi hal itu? 
      Ada satu kalimat mengenai hal ini, "Hari kemarin adalah pelajaran, dan besok adalah perbaikan dari tindakan". Begitulah kehidupan, kita harus mempelajarinya, belajar dan bertindak. Terkadang kita harus melihat hari kemarin untuk grow up diri kita. Contoh kecilnya, kita kemarin membuat brownies dengan rasa yang terlalu manis atau hasil yang tidak sesuai harapan, lalu hari esoknya kita belajar dari hari kemarin kita membuat brownies dengan rasa dan tekstur yang menurut kita sudah cukup sesuai. Meskipun, tidak sepenuhnya sesuai. Tapi, hal itu kita belajar dari hari kemarin. Karena kesempurnaan hanya milik tuhan yang maha esa. Ingat!!!

      Saya sebagai penulis. Hal ini juga sebagai pengingat juga untuk diri saya. Semoga pembaca dengan membaca tulisan ini menjadikan beberapa kalimat dari tulisan ini sebagai pengingat untuk menghadapi hari esok. "Manusia tak sepenuhnya sempurna, dimanapun kamu berada itu adalah sekolah dan siapapun yang memberikan hal baik atau pembelajaran yang baik untuk dirimu itu adalah guru" bagus kan kalimat tersebut. Itu dikutip dari ucapan Bapak Pendidikan Indonesia yakni Ki Hajar Dewantara atau Raden Mas Soewardi Soerjaningrat. 

    Jadi, jangan berputus asa untuk apapun yang akan kamu capai. Jika hari ini tak bisa, maka pelajari hal itu untuk hari esok yang lebih baik dari hari sebelumnya. Jangan dengarkan orang yang akan memperburuk dirimu. Jika kamu tak bisa menghiraukannya, anggap hal itu sebagai omongan robot yang sangat tak berarti untuk dirimu atau anggap hal itu sebagai motivasi dirimu. 

Tak apa, kamu berpisah dengan "pasangan" mu
Tak apa, kamu belum bisa mencapai target
Tak apa, kamu masih berproses
Tak apa, kamu sedang berjuang akan dirimu sendiri
Memang terkadang banyak hal yang harus di gapapa-in kan? 
Namanya manusia bukan nabi boy~ 

    Semangat bagi para pembaca diluar sana yang sedang bingung. Kalian kuat, sekarang memang lagi berproses untuk jadi yang lebih baik aja. Percayalah, Tuhan tidak akan memberikan hambanya cobaan, jika hambanya tidak bisa melewati hal tersebut. Tuhan saja percaya akan dirimu. Masa, kamu tidak percaya akan dirimu. Aneh. 

Salam hangat, Ryn

Komentar

Postingan Populer